Yuk Mulai Berdamai dengan Diri Sendiri!

 


Suka merasa tidak menarik, tidak percaya diri atau bahkan tidak dapat memahami pemikiran diri sendiri?

 

Tenang saja, kalian tidak sendiri! Kita hanya harus mengingat dan tahu betul bahwa yang dapat memahami diri kita adalah kita sendiri dan bukan orang lain. Suatu masalah yang hanya berlarut-larut dalam pikiran tentu hanya akan membuat diri kita stres dan sulit untuk mendapatkan kebahagiaan. Berdamai dengan diri sendiri merupakan suatu keadaan dimana seseorang dapat menerima semua yang terjadi pada diri seseorang, seperti halnya fisik, kekurangan maupun kelebihan yang ada pada dirinya, hingga luka psikologis maupun pengalaman buruk di masa lalunya.

 

Mungkin kebanyakan orang tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya. Mereka akan terus mengharapkan kelebihan atau memiliki ekspektasi tinggi yang belum tentu terjadi pada dirinya. Untuk itu, kita disarankan dapat mulai menerima dan berdamai dengan keadaan sendiri demi menciptakan kebahagiaan dan mental yang stabil. Ikhlas menerima atas segala hal yang dimiliki dan pernah dilakukan merupakan kunci dari kedamaian diri seseorang. Bahkan, menerima segala kekurangan maupun kelemahan adalah bentuk awal mulai berdamai dengan diri sendiri.

 

Berdamai dengan diri sendiri sama halnya dengan mencintai diri sendiri sepenuh hati (Love myself). Mencintai diri sendiri merupakan hal yang sangat penting untuk kesehatan mental seseorang demi mencapai sebuah kebahagiaan. Maka dari itu, yuk mulai berdamai dengan keadaan!

 

Adapun 5 cara berdamai dengan diri sendiri, yaitu :

1. Mulai berpikir secara positif

Dalam diri seseorang, tentu memiliki pemikiran-pemikiran yang positif maupun negatif. Namun, jangan biarkan pemikiran negatif selalu menghantui kita, ya. Dengan pemikiran-pemikiran baik yang kita punya, tentu dapat menuntun hidup ke arah yang lebih baik lagi. Untuk itu, hal tersebut dapat membuat kita semakin berkembang dan bisa mulai berdamai dengan diri sendiri.

 

2. Percaya diri

Masih banyak orang tidak percaya pada dirinya sendiri. Mereka merasa ragu dengan keadaan maupun kehidupan yang dimilikinya. Maka dari itu, kurangi perasaan ragu dan mulailah mencoba untuk pengalaman-pengalaman baru yang tidak diduga. Dari sini, kita dapat mulai memahami dan yakin pada diri kita sendiri.

 

3. Mulai memaafkan diri sendiri

Pengalaman-pengalaman buruk di masa lalu menjadi faktor utama kita tidak berani untuk memulai kembali. Dengan mencoba untuk memaafkan keadaan diri sendiri lah yang bisa membuat kita untuk bangkit dan berkembang.

 

4. Tidak memiliki ekspektasi yang sangat tinggi

Ekspektasi dan ambisi yang tinggi tentu dapat menjadi motivasi untuk diri sendiri. Namun, jika hal tersebut terlalu tinggi dan kita tidak dapat meraihnya, tentu hanya akan membuat sedih dan menyakiti diri sendiri. Untuk itu, kenali kemampuan dan kapasitas diri dahulu. Dengan begitu, kita dapat mengurangi potensi untuk menyakiti diri sendiri selama proses belajar berdamai dengan diri sendiri.

 

5. Perbaiki diri sejak detik ini

Mulai perbaiki diri sendiri, seperti mau mengakui kesalahan, pindah dari masa lalu, hingga dapat merenungkan kesalahan maupun keberhasilan yang dimiliki menjadi hal-hal yang sangat penting untuk berdamai dengan diri sendiri. Kita dapat mulai menghindari kesalahan yang sama agar tidak terulang dan mulai berubah menjadi diri yang lebih baik lagi.

 

Dengan mengikuti cara-cara diatas, tentu kita dapat memulai untuk berdamai dengan diri sendiri dan selalu mengingat bahwa keadaan dan kesalahan merupakan hal yang wajar, tinggal bagaimana kita menerima dan memperbaikinya.

 


Ditulis oleh : Tania Aqilla (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila)



Referensi

Sayekti, Mutia. (2017). Berdamai Dengan Diri Sendiri, Seni Menerima Diri Apa Adanya. Yogyakarta: Psikologi Corner.


https://hellosehat.com/mental/stres/berdamai-dengan-diri-sendiri/

 

https://www.hipwee.com/narasi/makna-berdamai-diri-sendiri/

Comments

Artikel